Zakat Fitrah

Friday, December 26, 2008 23:10
Zakat Fitrah

Zakat Fitrah Adalah Zakat yang diwajibkan kepada setiap muslim sebagai santunan kepada orang-orang miskin, tanda berakhirnya bulan Ramadlan sebagai pembersih dari hal-hal yang mengotori puasa.

Kewajiban membayar zakat fitrah bersamaan dengan disyariatkan puasa Ramadhan, yaitu pada tahun kedua Hijriyah. Kewajiban membayar zakat fitrah dibebankan kepada setiap muslim dan muslimah, baligh atau belum, kaya atau tidak, dengan ketentuan bahwa dia masih hidup pada malam hari raya dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari. Zakat fitrah ini dibayarkan maksimal sebelum shalat idul fitri.

Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas orang muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wanita, anak-anak dan orang dewasa, Beliau memerintahkan membayar zakat fitrah sebelum berangkat  (ke masjid) untuk shalat idul fitri. (HR Bukhari dan Muslim )

Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat harta, yaitu sesui dengan firman Allah SWT :

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS.At-taubah 9: 60)

Delapan  golongan yang berhak menerima zakat sesuai ayat diatas  adalah:

  1. Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
  2. Orang miskin : orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.
  3. Pengurus  zakat : orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
  4. Mu’allaf : orang kafir yang ada harapan masuk islam yang imannya masih lemah.
  5. Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan  Muslim yang ditawan  oleh orang-orang kafir.
  6. Orang berhutang : orang yang berhutabg karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu memebayarnya.
  7. Berjuang dijalan Allah  (sabilillah) : yaitu untuk keperluan pertahanan islam dan kaum muslimin. Diantara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingn umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain.
  8. Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami  kesengsaraan  dalam perjalanannya.

Besarnya zakat fitrah adalah 1 sha’ yaitu 2176 gram atau 2,2 kg beras atau makanan pokok. Dalam prakteknya jumlah ini digenapkan  menjadi 2,5 kg, karena untuk kehati-hatian . Hal ini di anggap baik oleh para ulama.

  1. Menurut madzhab Hanafi, diperbolehkan mengeluarkan zakat fitrah dengan uang, jika dianggap lebih bermanfaat bagi mustahik.
    Waktu mengeluarkan zakat fitrah adalah sejak awal bulan Ramadlan hingga sebelum shalat ‘idul fitri. Jika mengeluarkan zakat fitrah setelah shalat ‘idul fitri maka dianggap sedekah  sunnah. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengeluarkan  (zakat fitrah ) sebelum shalat (‘idul fitri) maka zakatnya sah. Baransiapa mengeluarkan  setelah shalat maka dianggap sedekah sunah.” (HR. ibnu Majah)
  2. Zakat fitrah boleh dikeluarkan langsung  kepada mustahik atau dibayarkan melalui amil zakat.
  3. Amil atau panitia zakat fitrah nboleh membagikan zakat kepada mustahik setelah shalat ‘idul fitri.
  4. Jika terjadi perbedaan Hari Raya, maka panitia zakat fitrah yang berhari raya  terlebih dahulu  tidak boleh menerima zakat fitrah setelah mereka mengerjakan shalat ‘idul fitri.
  5. Panitia zakat fitrah hendaknya mendoakan kepada orang yang membayar zakat,agar ibadahnya selama ramadlan diterima dan mendapat pahala. Do’a yang sering dibaca oleh yang menerima zakat, diantaranya:

“Semoga Allah SWT memberi pahala kepadamu atas apa saja yang telah kamu berikan, mudah-mudahan Allah memberi berkah kepadamu atas semua yang masih ada padamu dan mudah-mudahan  Allah menjadikan kesucian bagimu.”

Dikutip dari : http://www.nu.or.id/

No related posts.

No related posts.

Tulisan ini dikategorikan di : Artikel, Uncategorized Tags: , , , ,
Anda dapat memberikan komentar, atau melakukan trackback dari situs anda.

1 Comment to 'Zakat Fitrah'

pahri efendi harahap
5 September 2010

mudah-mudahan zakat fitrah dan harta mampu mengurangi tingkat kemiskinan di negara kita ini

Berikan komentar










Quotes

Lidah praktis tidak berat sama sekali, tetapi hanya sedikit orang yang dapat memegangnya.

Album Foto

Kategori Berita

Arsip Berita / Artikel

Event Calendar

May 2012
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031EC

Tautan

Admin YM Status